"SELAMAT DATANG DI DESA MUDIK"



SEJARAH SINGKAT DESA 


Awal terbentuknya Desa Mudik, bermula masuknya suku Aceh di Kepuluan Nias, dimana dalam sejarahnya pada masa Pemerintahan Sultan Iskandar  Muda Perkasa Alam (1607-1636) di Aceh. Kerajaan Aceh dibagi dalam beberapa wilayah kekuasaan, setiap wilayah di kepalai oleh seorang kepala pemerintahan dengan status wakil kesultanan (Raja). kepala pemerintahan setiap wilayah berdasarkan tradisi dalam Pemerintahan Monarchi (Kerajaan) diangkat dalam keluarga Keraton (Sultan).


Kerajaan Aceh wilayah bagian barat saat itu berkedudukan di Preumbeue Meulaboh dan sebagai kepala Pemerintahannya (Wakil Kesultanan) adalah Teuku Chik (Chik) dari Meuraxa Kutaraja (Banda Aceh) mukim XXVI. Teuku Chik mempunyai dua orang putra dan satu orang putri yaitu, Teuku Polem, Teuku Imam Bale, Siti Zalikha. Read More

All Berita

2026-04-17 Pemerintah Tetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026 tentang Desa


DesaMudik - Pemerintah secara resmi menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Penetapan regulasi ini menandai langkah strategis dalam penyempurnaan tata kelola pemerintahan desa di Indonesia agar lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan regulasi terbaru.

2026-01-26 Jaga Kebugaran Warga, Posyandu Lansia Digelar Secara Rutin


Desa Mudik  – Kesehatan warga lanjut usia (lansia) kini menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan kesejahteraan desa. Sebagai wujud nyata kepedulian tersebut, Pemerintah Desa kembali melaksanakan kegiatan Posyandu Lansia rutin pada Senin, 19 Januari 2026.

2026-01-19 Dana Desa Turun Drastis, Gaji Perangkat Desa Terancam


Desa Mudik - Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026 berdampak signifikan terhadap keuangan desa di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Gunungsitoli. Sejumlah desa dilaporkan mengalami penurunan drastis Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), bahkan mencapai lebih dari 70 persen dibandingkan tahun 2025.